Perawatan bayi baru lahir mencakup menjaga suhu tubuh tetap hangat, memberikan ASI eksklusif secara rutin (sekitar tiap 1–3 jam), serta mengganti popok secara teratur. Tali pusat perlu dirawat agar tetap bersih dan kering, begitu juga dengan kebersihan kulit bayi secara keseluruhan. Selalu cuci tangan sebelum menyentuh bayi, hindari menggendong dengan cara mengguncang, dan bila perlu, jemur bayi di bawah sinar matahari pagi.
Hal Penting yang Perlu Diketahui Sebelum Merawat Bayi Baru Lahir
Bayi baru lahir sedang belajar beradaptasi dari hangatnya rahim ke asingnya dunia luar. Bagi si Kecil, ini adalah perubahan yang besar, mulai dari cara bernapas, menyusu, hingga menyesuaikan suhu tubuh.
Di awal kehidupannya, daya tahan tubuh bayi masih belum sempurna. Karena itu, menjaga kebersihan dan memberikan ASI sangat penting untuk membantu melindungi si Kecil.
Untuk itu, pastikan si Kecil tetap hangat, menjaga lingkungan tetap bersih, memberikan cukup ASI, dan memastikan ia tidur cukup agar tumbuh kembangnya optimal.
Prioritas Perawatan Bayi Baru Lahir di 1 Bulan Pertama
Melansir panduan WHO (2025), perawatan bayi baru lahir membantu memastikan bayi tetap sehat dan terlindungi sejak awal kehidupannya. Berikut 4 kebutuhan dasar yang perlu Mama dipenuhi:
- ASI untuk nutrisi terbaik di awal kehidupannya.
- Tidur yang cukup
- Lingkungan yang bersih untuk cegah infeksi.
- Pantau kesehatannya secara berkala dan lakukan imunisasi sesuai jadwal
Dengan memprioritaskan empat hal ini, si Kecil diharapkan tumbuh dan berkembang dengan baik.
Baca Juga: Perkembangan Berat Badan Bayi Normal Usia 0-12 Bulan
Cara Merawat Bayi Baru Lahir Sehari-hari
Untuk memudahkan Mama dan Papa menjalani hari-hari sebagai orang tua baru, berikut cara merawat bayi baru lahir:
1. Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
IMD adalah proses menyusui yang harus segera dilakukan segera setelah bayi lahir agar si Kecil mendapatkan ASI pertama sebanyak mungkin dan mau belajar menyusu pada Mama.
Kolostrum mengandung protein, zinc, zat antibodi, dan nutrisi lain berkali lipat lebih banyak dari ASI biasa.
Inilah mengapa IMD dinilai dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi dan membantu mensukseskan pemberian ASI eksklusif.
2. Skin to Skin
Menurut IDAI, skin to skin adalah cara merawat bayi baru lahir yang penting untuk membantu menghangatkan tubuh dan menjaga suhunya tetap stabil.
Selain itu, skin to skin juga dapat membantu bayi meregulasi ritme pernapasan, detak jantung, dan kadar gula darahnya.
Caranya, letakkan bayi pada dada Mama dalam kondisi tanpa busana sehingga terjadi kontak langsung antara kulit Mama dan si Kecil.
3. Cara Menyusui yang Benar
Cara merawat bayi baru lahir tidak lepas dari pemilihan posisi dan teknik menyusui yang nyaman untuk Mama dan si Kecil.
Berikut ini adalah cara menyusui yang benar:
- Posisikan kepala dan tubuh bayi dalam satu garis lurus, dengan perut bayi menempel perut Mama.
- Sentuh bibir bawah bayi dengan puting untuk memancingnya membuka mulut lebar-lebar.
- Masukkan puting dan sebagian besar areola (bagian gelap) bagian bawah ke dalam mulut bayi.
- Pastikan mulut si Kecil sudah terbuka lebar, dagu menempel payudara, bibir bawah terlipat keluar, pipi bayi bulat, dan terdengar suara menelan, bukan mengecap. Ini adalah tanda pelekatan sudah tepat.
4. Cara Menyendawakan Bayi
Tahu bagaimana menyendawakan adalah cara merawat bayi baru lahir yang penting agar si Kecil tidak gumoh setiap habis menyusu.
Berikut beberapa menyendawakan bayi yang bisa Mama pilih mengikuti kenyamanan si Kecil:
- Gendong di bahu: Sandarkan dagu bayi di bahu Mama. Satu tangan Mama digunakan untuk menyangga bokong bayi, satu tangan lagi untuk menepuk lembut punggungnya.
- Tengkurapkan di paha: Mama duduk di kasur atau tempat lain yang permukaannya rata. Kemudian, telungkupkan bayi di salah satu paha dan topang dagu bayi dengan satu tangan. Lalu, tepuk lembut punggung si Kecil dengan tangan satunya.
- Pijat perut: Tidurkan bayi dalam posisi telentang kemudian pijat lembut perutnya. Kemudian, gerakkan kakinya memutar, seolah-olah ia sedang naik sepeda.
Baca Juga: 10 Cara Ampuh Menghilangkan Cegukan pada Bayi
5. Perawatan Tali Pusat
Tali pusat bayi umumnya akan lepas sendiri setelah 7 hari kelahiran. Mama cukup menjaganya agar tetap kering dan bersih.
Jika tali pusat kotor, bersihkan dengan waslap basah steril lalu keringkan dengan ditepuk-tepuk lembut. Tidak perlu diberi cairan antiseptik.
Apabila terdapat tanda infeksi seperti di bawah ini, segera bawa si Kecil ke dokter untuk konsultasi lebih lanjut:
- Kemerahan
- Bengkak pada tali pusar atau kulit di sekitarnya
- Tercium bau busuk
- Terlihat ada nanah
6. Cara Memandikan Bayi Baru Lahir
Bayi baru lahir tidak perlu dimandikan setiap hari, cukup 3 kali seminggu. Caranya, seka dengan waslap lembut yang dicelupkan ke dalam air hangat.
Berikut cara memandikan bayi baru lahir yang benar:
- Gunakan sabun dan sampo khusus bayi secukupnya.
- Bersihkan area mata bayi dari bagian dalam ke luar menggunakan kapas yang telah dibasahi air hangat.
- Jika kulit kepala bayi terdapat cradle crap (kerak), bersihkan dengan baby oil terlebih dahulu.
- Bersihkan lekukan dan bagian belakang telinga bayi.
- Lap lubang hidung bayi dengan handuk lembab saat dimandikan.
- Bersihkan lidah dan area mulut bayi dengan kasa steril.
Setelah tali pusat lepas dan pulih, bayi boleh dimandikan langsung menggunakan air dengan durasi singkat dan gerakan lembut.
7. Mengganti Popok dan Menjaga Kebersihan
Cara merawat bayi baru lahir selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah cara mengganti popok. Pastikan saat mengganti popok Mama melakukan hal berikut:
- Bersihkan area kemaluan dan bokong si Kecil menggunakan tisu basah tanpa pewangi dan alkohol atau bola kapas basah.
- Untuk anak perempuan, bersihkan dari arah depan ke belakang untuk menghindari kemungkinan ISK (infeksi saluran kemih).
- Oleskan krim untuk mencegah ruam popok.
- Memasang tali atau perekat popok dengan baik agar tidak bocor. Pastikan ikatan tidak menekan tubuh si Kecil.
Pastikan Mama selalu mencuci tangan dengan bersih sebelum dan sesudah mengganti popok si Kecil, ya.
Baca Juga: 15 Penyebab Bayi Menangis dan Cara Tepat Mengatasinya
8. Menjaga Pola Tidur Bayi
Bayi baru lahir umumnya membutuhkan waktu tidur selama 20 jam dalam satu hari. Satu periode tidur memiliki durasi yang beragam, yaitu antara 20 menit hingga 4 jam.
Supaya bayi dapat tidur dengan nyenyak, pastikan lampu kamar redup dan suhunya sejuk. Kebanyakan bayi akan tidur segera setelah sesi menyusui. Baringkan bayi tidur dalam posisi telentang untuk mencegah risiko SIDS (sudden infant death syndrome).
Jika Mama ingin membedong, pastikan bedong tidak terlalu ketat dan tidak menutupi area kepala atau wajah bayi.
Mama dan Papa punya banyak pertanyaan dan butuh insight dari ahli di tengah kesibukan? Jangan ragu untuk diskusi langsung dengan Nutriclub Expert Advisor – tim ahli terpercaya di bidang nutrisi, parenting, dan tumbuh kembang anak. Hadir 24/7 untuk bantu Mama, gratis dan tanpa perlu buat janji.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan pada Bayi Baru Lahir
Bayi baru lahir masih sangat rentan dan butuh perlakuan khusus. Hindari hal berikut agar tak berefek negatif pada si Kecil ya, Ma:
- Mengguncang bayi.
- Tidak menyangga kepala dan lehernya saat menggendong.
- Menyelimuti bayi saat tidur.
- Meninggalkan bayi sendirian tanpa pengawasan.
Dengan menghindari hal-hal di atas, Mama sudah membantu menjaga keamanan dan kenyamanan si Kecil di masa awal kehidupannya.
Kesalahan Umum dalam Merawat Bayi Baru Lahir
Agar Mama dan Papa tak salah langkah, berikut beberapa kesalahan yang perlu dihindari saat merawat bayi baru lahir:
- Terlalu sering memandikan
- Salah posisi tidur
- Panik saat bayi gumoh
- Overstimulasi bayi
- Tidak konsisten jadwal
Sebagai orang tua baru, Mama dan Papa tak perlu khawatir berlebihan. Panduan cara merawat bayi baru lahir ini bisa dijadikan pedoman sehari-hari, ya.
Mama juga bisa gabung jadi member Nutriclub untuk dapatkan ratusan expert-verified parenting content yang terkurasi sesuai usia si Kecil, akses ke call center yang terhubung langsung dengan ahli seputar nutrisi dan tumbuh kembang anak, serta beragam exclusive rewards khusus untuk Mama dan si Kecil dari setiap pembelian produk Nutrilon. Daftar gratis, sekarang!
