Beberapa manfaat berenang untuk si Kecil di antaranya: baik untuk kesehatan fisik dan mental buah hati, memperkuat jantung dan paru-paru bayi, dan otak bayi akan distimulasi dengan keselarasan gerak dari lima panca inderanya.
Kapan Bayi Mulai Boleh Berenang?
Bayi sudah boleh dikenalkan dengan air sejak lahir, tetapi berenang di kolam umum sebaiknya dilakukan saat usia 6 bulan ke atas.
Sebelum usia 6 bulan, bayi masih kesulitan mengontrol kepalanya agar tetap tegak dan belum memiliki kontrol suhu tubuh yang optimal sehingga lebih rentan kedinginan bila di dalam air.
Pada usia 4–6 bulan, bayi sudah mampu menyangga kepala, duduk tegak, dan memiliki sistem imun yang lebih matang. Di usia ini, si Kecil umumnya sudah bisa menjaga mata, mulut, dan hidungnya tetap berada di atas air.
Manfaat Berenang untuk Bayi
Berbagai studi menemukan bahwa ada berbagai manfaat renang untuk bayi jika sudah cukup umur. Apa saja?
1. Meningkatkan Kesehatan Fisik dan Kebugaran
Berenang dapat membantu memperkuat otot-otot bayi. Saat berenang, si Kecil perlu menggunakan sebagian besar otot agar bisa bergerak di dalam air.
Air merupakan beban bagi otot si Kecil. Bila harus bergerak, si Kecil perlu menahan beban ini. Proses inilah yang memperkuat otot-otot bayi.
Bila kekuatan otot sering dilatih sejak dini, hal ini akan meningkatkan stamina sehingga tubuhnya lebih bugar.
2. Memperkuat Jantung dan Paru-Paru
Saat berenang, si Kecil belajar menahan napas di dalam air sehingga melatih fungsi paru-paru. Manfaat bayi berenang ini membantu meningkatkan kapasitas oksigen secara optimal.
Berenang juga memperkuat otot jantung, yang membantu jantung memompa darah lebih baik ke seluruh tubuh.
Darah membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh agar setiap organ bekerja dengan lebih optimal.
3. Melatih Keseimbangan, Koordinasi, dan Motorik Kasar
Saat berenang, si Kecil perlu mengontrol gerakan tubuhnya agar tetap seimbang dan mengapung di air. Aktivitas ini meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuhnya.
Selain baby gym, aktivitas air membantu bayi belajar mengontrol gerakan tubuhnya, memperbaiki keseimbangan dan koordinasi antara tangan, kaki, dan kepala.
Manfaat bayi berenang pada satu tahun pertama si Kecil terbukti merangsang kemampuan motorik kasar dan halus di kemudian hari.
Baca juga: 6 Aspek Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara Stimulasinya
4. Menstimulasi Berbagai Sensori
Saat berenang, bayi sebenarnya sedang mendapatkan stimulasi untuk berbagai sensori.
Ia akan merasakan sensasi mengapung, dorongan air ke arah tubuh, dan bergerak bebas yang tidak bisa dilakukan di daratan.
Stimulasi berbagai sensori ini mendukung perkembangan otak dan membentuk jalur saraf baru. Sebagai manfaat bayi berenang, proses ini penting untuk fungsi kognitif di kemudian hari.
5. Meningkatkan Rasa Percaya Diri dan Relaksasi
Saat berenang, ia akan memiliki pengalaman baru. Tubuhnya akan beradaptasi dan mencari cara agar bisa mengapung dan bergerak dengan optimal.
Bila ia sudah bisa melakukannya, kepercayaan dirinya akan meningkat. Bayi yang percaya diri cenderung lebih berani mencoba tantangan baru, termasuk gerakan renang yang belum dipahami.
6. Membangun Keselamatan Diri di Air
Berenang merupakan kemampuan pertahanan hidup yang perlu diasah sedini mungkin. Dengan berenang, ia akan menyadari bagaimana tubuhnya bergerak di air.
Hal ini akan melatih refleks di dalam air. Dengan begitu, manfaat bayi berenang membuatnya paham bagaimana cara tetap bernapas, bergerak dan mengapung di air.
Kemampuan ini penting untuk meningkatkan keterampilan keselamatan diri di kemudian hari.
7. Melancarkan Peredaran Darah
Berenang menggerakkan sebagian besar otot tubuh. Dengan begitu, jantung akan memompa lebih optimal untuk menyalurkan darah ke berbagai otot. Proses ini memperlancar sirkulasi darah.
Selain itu, berenang juga memperkuat otot jantung. Efeknya, jantung memompa darah lebih optimal ke seluruh tubuh.
Darah berisi oksigen dan berbagai nutrisi yang penting agar organ tubuh dapat berjalan optimal sesuai fungsinya.
8. Rekreasi dan Hiburan Menyenangkan
Saat bermain air, ia akan bersenang-senang dan hal ini memperkuat ikatan antara si Kecil dengan Ayah Bunda.
Sentuhan saat berenang juga meningkatkan hormon oksitosin, yaitu hormon cinta yang membuat hubungan bayi dengan orang tua semakin penuh kasih.
Oksitosin juga bantu mengontrol suhu tubuh dan detak jantung bayi. Dengan begitu, manfaat bayi berenang akan meningkatkan kepercayaan dan rasa aman bersama orang tua.
Baca juga: 14 Tips Stimulasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Bayi 6 Bulan
Tips Aman & Efektif Berenang Bayi
Manfaat bayi berenang penting untuk tumbuh kembang si Kecil. Namun, pastikan si Kecil mulai berenang di usia 6 bulan untuk menjaga keselamatannya.
Lalu, perhatikan hal-hal berikut untuk memastikan keamanan dan kenyamanan si Kecil selama berenang:
- Selalu kontak mata dengan bayi saat berenang.
- Ikut masuk ke kolam, jangan tinggalkan bayi.
- Pastikan bayi berenang maksimal sejauh jangkauan lengan orang tua.
- Renanglah selama 10–15 menit di dalam air, tambahkan durasi secara bertahap, maksimal 30 menit.
- Kenakan pakaian renang khusus bayi.
- Biarkan bayi merasa nyaman di air terlebih dahulu, jangan paksa anak.
- Hentikan berenang bila ia mengigil, gemetar, kulitnya terasa dingin dan kebiruan.
- Segera handukkan bayi dan ganti pakaian setelah berenang.
Jangan lupa, selalu pantau si Kecil selama berenang dan biarkan ia nyaman di air terlebih dahulu. Bila sudah menikmati di dalam air, ia akan lebih siap belajar renang lebih lanjut.
Pastikan Mama terus mendukung kekebalan tubuh si Kecil melalui nutrisi, kebersihan, dan stimulasi yang tepat di 1000 hari pertama kehidupannya. Download Panduan Dukung Daya Tahan Tubuh 1000 Hari Pertama untuk dapatkan tips lengkap dan panduan dari para ahli untuk bantu si Kecil tumbuh kuat dan sehat sejak dini.
