Asam folat untuk anak berperan dalam pembentukan sel darah merah hingga dukung perkembangan otak dan sistem saraf. Asam folat dapat diperoleh melalui beragam makanan seperti sayuran hijau, alpukat, kacang-kacangan, hingga hati sapi dan ayam.
Apa Itu Asam Folat dan Mengapa Penting untuk Anak?
Menurut Medline Plus, asam folat adalah bentuk sintetis dari vitamin B9. Umumnya, asam folat dapat ditemukan dalam suplemen dan makanan terfortifikasi.
Sementara, folat adalah bentuk alami vitamin B9 yang berasal dari makanan seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Baik asam folat dan folat memiliki fungsi yang sama bagi tubuh, yakni:
- Membantu pembentukan sel darah merah yang sehat.
- Mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
- Membantu perkembangan otak dan sistem saraf.
- Berperan dalam proses pembentukan materi genetik atau DNA.
Apa Saja Manfaat Asam Folat untuk Anak?
Asam folat memiliki banyak fungsi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Berikut berbagai manfaat asam folat untuk anak yang perlu Mama dan Papa ketahui.
1. Mendukung Perkembangan Otak dan Fungsi Kognitif
Asam folat untuk anak dapat bantu perkembangan otak dan fungsi kognitif yang dukung proses belajar si Kecil.
Nutrisi ini juga berperan dalam produksi zat kimia otak atau neurotransmitter yang bantu sel saraf berkomunikasi dengan baik
Kadar asam folat yang cukup bantu perkembangan koneksi saraf yang berkaitan dengan kemampuan belajar, fokus, dan daya ingat.
2. Membantu Pembentukan Sel Darah Merah
Salah satu fungsi utama asam folat adalah bantu produksi sel darah merah yang normal.
Kekurangan folat dapat menyebabkan gangguan pembentukan sel darah merah sehingga meningkatkan risiko anemia megaloblastik (kondisi sel darah merah berukuran lebih besar).
Sel darah merah berperan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika jumlahnya tidak optimal, anak dapat lebih mudah merasa lelah, lemas, dan kurang aktif saat bermain maupun belajar.
3. Mendukung Pertumbuhan Anak
Asam folat untuk anak dibutuhkan karena tubuhnya terus mengalami pembelahan dan pembentukan sel baru. Proses ini penting untuk pertumbuhan tulang, otot, kulit, serta organ tubuh lainnya.
Asupan folat yang cukup bantu proses pertumbuhan berlangsung optimal sesuai tahapan usia anak.
Baca Juga: Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Kognitif Anak
4. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh
Folat berperan dalam pembentukan sel darah putih yang menjadi bagian dari sistem imun. Sel imun berfungsi optimal membantu tubuh anak mengenali dan melawan berbagai kuman penyebab penyakit.
5. Membantu Menjaga Nafsu Makan dan Energi Anak
Asam folat untuk anak terlibat dalam proses metabolisme tubuh untuk mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan sel.
Tak hanya itu, manfaat asam folat juga disebut mampu meningkatkan nafsu makan pada anak. Meski demikian, masih perlu penelitian lebih lanjut guna membuktikan keefektifannya
6. Mendukung Kesehatan Sistem Saraf
Asam folat juga dibutuhkan untuk mendukung kesehatan sistem saraf, bahkan sejak masa awal kehidupan anak. Nutrisi ini berperan penting dalam mencegah risiko cacat bawaan lahir pada saraf, seperti spina bifida.
Apa Ciri-Ciri Anak Kekurangan Asam Folat?
Jika anak kekurangan asam folat, ia akan memperlihatkan beberapa tanda berikut yang perlu Mama waspadai:
Gejala Ringan
Beberapa tanda awal anak kekurangan asam folat meliputi:
- Mudah lelah atau kurang bertenaga.
- Kulit tampak lebih pucat.
- Sulit berkonsentrasi saat belajar atau bermain.
- Nafsu makan berkurang atau mengalami gerakan tutup mulut (GTM).
- Lidah merah dan nyeri dengan luka dangkal
- Mudah rewel dan tidak bersemangat.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Kekurangan folat yang berlangsung lama dapat menyebabkan kondisi berikut:
- Anemia megaloblastik.
- Tubuh terasa sangat lemah.
- Berat badan sulit bertambah sesuai usia.
- Anak lebih mudah marah atau mudah frustrasi.
- Gangguan pertumbuhan dan perkembangan bila terjadi dalam jangka panjang.
Apa Penyebab Anak Kekurangan Asam Folat?
Beberapa kondisi dapat meningkatkan risiko anak mengalami kekurangan folat, di antaranya:
- Anak pilih-pilih makanan (picky eater) sehingga kurang mengonsumsi sumber folat.
- Jarang makan sayuran hijau, buah, dan makanan bergizi lainnya.
- Pola makan tinggi makanan ultra processed food yang rendah zat gizi.
- Gangguan penyerapan nutrisi seperti penyakit celiac atau kondisi saluran cerna tertentu.
- Kondisi medis tertentu yang meningkatkan kebutuhan atau mengganggu metabolisme folat.
Berapa Kebutuhan Asam Folat Harian Anak Berdasarkan Usia?
Kebutuhan asam folat harian anak berbeda-beda berdasarkan usianya. Berikut asupan folat yang direkomendasikan menurut Angka Kecukupan Gizi (2019):
|
Usia Anak |
Kebutuhan Asam Folat per Hari |
|
1–3 tahun |
160 mcg |
|
4–6 tahun |
200 mcg |
|
7-9 tahun |
300 mcg |
Makanan Apa Saja yang Mengandung Asam Folat untuk Anak?
Mama bisa aneka sumber folat berikut ke dalam pilihan menu harian anak:
1. Sayuran Hijau
Salah satu sumber asam folat untuk anak adalah sayuran hijau. Misalnya bayam, brokoli, kale, dan asparagus.
Sayuran hijau juga kaya akan beragam vitamin lain dan serat yang penting untuk dukung tumbuh kembang anak.
2. Buah Tinggi Folat
Folat juga banyak ditemukan pada buah-buahan. Asupan ini kaya akan kandungan yang bersifat antioksidan dan gula alami yang memberikan energi pada anak.
Buah seperti alpukat, jeruk, pisang, dan pepaya mengandung folat sekaligus vitamin serta antioksidan.
Mama bisa memberikannya sebagai camilan sehat atau dicampurkan ke dalam menu sarapan anak.
Baca Juga: Buah yang Mendukung Perkembangan Otak Anak
3. Kacang dan Biji-Bijian
Kacang-kacangan bisa diberikan sebagai camilan anak tinggi folat. Kacang juga mengandung protein dan lemak sehat yang baik untuk perkembangan otaknya.
Beberapa kacang yang mengandung folat, yaitu:
- Kacang polong.
- Kacang tolo.
- Kacang arab.
- Kacang merah.
- Kacang tanah.
4. Protein Hewani
Hati ayam, hati sapi, dan telur mengandung folat yang cukup tinggi. Selain folat, protein hewani menyediakan zat gizi penting lain seperti zat besi dan protein yang mendukung pertumbuhan anak.
5. Makanan Fortifikasi
Beberapa produk seperti susu pertumbuhan dan sereal fortifikasi dapat mengandung tambahan asam folat.
Produk fortifikasi dapat bantu lengkapi kebutuhan nutrisi anak sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Baca Juga: 10 Pilihan Resep Makanan Anak 1 Tahun Susah Makan
Bagaimana Cara Agar Anak Mendapatkan Asupan Folat yang Optimal?
Untuk mengoptimalkan manfaat asam folat untuk anak, Mama bisa lakukan berbagai langkah di bawah ini:
1. Kombinasikan Menu Seimbang
Berikan makanan dengan kombinasi karbohidrat, protein, sayur, dan buah setiap hari. Pola makan beragam membantu anak mendapatkan folat dan nutrisi penting lainnya yang diperlukan tubuh.
2. Hindari Memasak Sayur Terlalu Lama
Folat termasuk vitamin yang mudah rusak akibat pemanasan berlebihan. Sebaiknya masak sayuran dengan waktu singkat seperti dikukus atau ditumis sebentar agar kandungan gizinya lebih terjaga, Ma.
3. Variasikan Sumber Folat
Jangan hanya mengandalkan satu jenis makanan. Variasi sayur, buah, kacang-kacangan, dan protein hewani bantu penuhi kebutuhan folat sekaligus mengenalkan anak pada berbagai rasa.
4. Pertimbangkan Susu Fortifikasi
Susu pertumbuhan yang diperkaya vitamin dan mineral, termasuk folat, dapat menjadi salah satu pelengkap kebutuhan gizi anak. Pilih produk sesuai usia dan tetap utamakan pola makan seimbang.
Mama bisa berikan susu pertumbuhan yang diperkaya vitamin dan mineral penting seperti Nutrilon Royal 3.
Nutrilon Royal 3 satu-satunya formula teruji klinis yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA EPA yang lebih tinggi, menjadikannya nutrisi optimal sebagai "The Formula to Win". Dukung daya tahan tubuh dan kemampuan berpikir si Kecil demi persiapkan anak untuk menang.
Temukan Nutrilon Royal 3 hanya di NutriShop, official store dengan pengalaman belanja terpercaya dan terlengkap.
Baca Juga: Makanan Kaya DHA untuk Anak 1–5 Tahun
Apakah Anak Perlu Suplemen Asam Folat?
Tidak semua anak membutuhkan suplemen asam folat. Anak yang memiliki pola makan baik umumnya dapat memenuhi kebutuhan folat dari makanan sehari-hari.
Dokter dapat mempertimbangkan pemberian suplemen pada anak dengan kondisi tertentu seperti anemia akibat kekurangan folat, gangguan penyerapan nutrisi, atau anak yang mengalami masalah makan berat.
Konsumsi asam folat berlebihan tanpa pengawasan juga tidak dianjurkan karena dapat menyamarkan gejala kekurangan vitamin B12 dan menyebabkan gangguan pencernaan ringan pada sebagian anak.
Kapan Anak Harus Dibawa ke Dokter?
Mama perlu waspada bila si Kecil menunjukkan gejala kekurangan asam folat. Segera konsultasikan ke dokter apabila anak mengalami:
- Tubuh sangat lemas atau tampak pucat.
- Nafsu makan menurun dalam waktu lama.
- Berat badan sulit naik atau pertumbuhan melambat.
- Sering mengalami infeksi berulang.
- Mengalami diare berkepanjangan atau tanda gangguan penyerapan nutrisi.
- Dicurigai mengalami anemia berdasarkan pemeriksaan dokter.
Itu dia penjelasan lengkap soal manfaat dan sumber asam folat untuk anak. Masa awal kehidupan merupakan periode penting bagi perkembangan otak anak. Bergabunglah dengan Nutriclub untuk mendapatkan insight expert-verified mengenai stimulasi, nutrisi, dan berbagai faktor yang mendukung kemampuan belajar serta perkembangan kognitif si Kecil.
Nikmati juga berbagai keuntungan member eksklusif, mulai dari akses ke konten expert-verified, penawaran spesial, hingga kesempatan mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai exclusive rewards dari Nutriclub.
