Asam folat (vitamin B9) penting bagi bayi sejak dalam kandungan hingga masa tumbuh kembang. Nutrisi ini membantu mencegah cacat tabung saraf seperti spina bifida serta mendukung perkembangan otak dan sumsum tulang belakang. Selain itu, asam folat berperan dalam pembentukan sel darah merah dan menjaga daya tahan tubuh. Asupan yang cukup juga penting untuk pertumbuhan sel, sintesis DNA, dan mencegah anemia.
Apa Itu Asam Folat dan Mengapa Penting untuk Bayi?
Asam folat adalah bentuk sintetis dari vitamin B9 atau folat yang mudah larut dalam air.
Zat ini memiliki peran penting dalam pembentukan DNA, proses pembelahan sel, serta produksi sel darah merah. Nutrisi ini juga berperan dalam menjaga fungsi sistem saraf agar tetap optimal.
Bagi bayi, asam folat sangat dibutuhkan untuk mencegah gangguan pada otak dan tulang belakang seperti spina bifida. Asam folat juga mendukung perkembangan otak dan membantu mencegah anemia pada janin.
Apakah Asam Folat Aman untuk Bayi?
Asam folat aman bagi bayi jika dikonsumsi sesuai kebutuhan.
Selama dalam kandungan, bayi memperoleh asam folat dari asupan nutrisi ibu yang dikirim melalui plasenta. Setelah lahir, kebutuhan tersebut dilanjutkan lewat ASI dan MPASI yang dikonsumsi bayi.
Pemberian asam folat dalam bentuk suplemen hanya bila dianjurkan dokter.
Manfaat Asam Folat untuk Pertumbuhan Bayi
Peran asam folat tak bisa diabaikan untuk mendukung tumbuh kembang bayi yang optimal. Kecukupan asam folat penting untuk mengurangi risiko cacat lahir yang serius.
Lantas, apa saja manfaat asam folat untuk bayi?
1. Mendukung Perkembangan Otak dan Sistem Saraf
Asam folat membantu merupakan nutrisi penting untuk pembentukan otak dan sumsum tulang belakang sejak di dalam kandungan.
Setelah lahir, asupan folat dari ASI dan MPASI penting untuk proses mielinisasi atau pembentukan sambungan sel-sel saraf di otak.
Bila jumlah dan proses mielin optimal, bayi akan mudah mempelajari dan memahami hal baru dengan cepat sehingga ia tumbuh cerdas.
2. Membantu Pembentukan Sel Darah Merah
Manfaat asam folat untuk bayi membantu pembentukan sel darah merah yang normal.
Vitamin B9 ini membentuk sel darah merah agar ukurannya tidak terlalu besar sehingga bisa masuk ke aliran darah dengan lancar.
Asam folat juga menjaga pembelahan sel darah merah sehingga jumlahnya cukup di dalam sumsum tulang belakang. Dengan asam folat, sel darah merah bertahan hidup lebih lama di dalam tubuh.
Baca juga: 5 Manfaat Zat Besi untuk Bayi dan Cara Penuhi Kebutuhannya
3. Mendukung Pertumbuhan Jaringan Tubuh
Manfaat asam folat untuk bayi membantu pembentukan DNA yang penting untuk membuat sel-sel di dalam tubuh.
Kumpulan berbagai sel yang memiliki struktur atau fungsi yang sama akan membentuk jaringan tubuh.
Ada empat jenis jaringan utama pada tubuh bayi, yaitu jaringan saraf, jaringan otot, jaringan ikat pada tendon penyambung otot dan tulang, dan jaringan epitelial yang ada di lapisan kulit terluar.
4. Membantu Proses Perkembangan Organ
Perkembangan organ yang optimal berasal dari sel-sel dan jaringan yang terbentuk dengan baik. Keduanya dapat terbentuk karena adanya manfaat asam folat untuk bayi.
Organ setidaknya tersusun atas dua jenis jaringan tubuh. Perkembangan organ yang ideal membantu anggota tubuh untuk bekerja sesuai fungsinya.
Sebagai contoh, otot dan tulang merupakan organ yang membuat tubuh bayi bergerak.
Apa yang Terjadi Jika Bayi Kekurangan Asam Folat?
Manfaat asam folat untuk bayi bisa didapat apabila jumlahnya memenuhi kebutuhan gizi hariannya. Jika tidak, si Kecil akan kekurangan asam folat sehingga ia rentan mengalami:
- Anemia: bayi kekurangan sel darah merah akibat jumlah pembelahan sel yang terlalu sedikit, sel mudah mati, dan sel terlalu besar sehingga sulit masuk ke aliran darah.
- Gangguan pertumbuhan: pertumbuhan sel, jaringan, dan organ terganggu sehingga pertambahan berat dan pertumbuhan bayi di bawah rata-rata.
- Masalah perkembangan saraf: kekurangan asam folat menghambat perkembangan saraf sehingga bayi mengalami kesulitan menopang kepala, otot melemah, disabilitas intelektual, kejang, gerakan tubuh tak terkontrol, dan gangguan keseimbangan.
Tanda Bayi Kekurangan Asam Folat
Untuk merasakan manfaat asam folat untuk bayi, Mama Papa perlu mencegah tanda-tanda bayi kekurangan asam folat agar. Apa saja?
1. Bayi Tampak Pucat Atau Lemas
Kekurangan asam folat memicu anemia megaloblastik pada anak. Saat sel darah merah terlalu sedikit, jumlah oksigen yang beredar ke seluruh tubuh akan berkurang. Hal ini membuat bayi tampak lemas.
Bayi yang lemas ditandai dengan sering tidur, sulit merespon stimulasi, dan gerakan tubuh yang lamban. Kekurangan sel darah merah juga membuat bayi tampak pucat.
2. Nafsu Makan Menurun
Kekurangan asam folat bisa membuat anak anemia sehingga lemas dan sering tidur. Akibatnya, si Kecil sulit terbangun untuk menyusu dan tidak semangat makan.
Anak dengan anemia megaloblastik juga rentan mengalami sariawan. Hal ini menimbulkan tidak nyaman sehingga ia kesulitan menikmati makanan atau melekat saat menyusu.
3. Pertumbuhan Lambat
Asam folat berperan penting terhadap pembentukan DNA, sel, jaringan, dan organ. Pembentukan inilah yang menandakan pertumbuhan fisik anak.
Kekurangan asam folat berarti tubuh anak kekurangan zat gizi untuk merangsang pembentukan tubuh bayi. Akibatnya, panjang dan beratnya di bawah rata-rata bayi seusianya.
Panjang dan berat badannya pun bertambah dengan lambat, bahkan tidak ada pertambahan lebih dari 1 bulan.
Sumber Asam Folat yang Baik untuk Bayi
Manfaat asam folat untuk bayi bisa didapat dalam bentuk folat, yaitu vitamin B9 yang berasal dari sumber alami. Berikut berbagai sumber asam folat bayi.
1. ASI
ASI merupakan sumber asam folat utama untuk bayi baru lahir hingga bayi usia 6 bulan. Di usia ini, si Kecil hanya mendapatkan asupan gizi dari ASI saja, tanpa tambahan apa pun.
Kandungan asam folat pada ASI berasal dari asupan ibu menyusui. Sebelum memasuki fase MPASI, kadar asam folat pada ASI cukup melimpah.
Saat mulai mengonsumsi MPASI pada usia 6 bulan ke atas, barulah kadar asam folat pada ASI menurun.
2. Sayuran Hijau pada MPASI
Setelah berusia 6 bulan, manfaat asam folat untuk bayi bisa didapat dari telur, daging, dan sayuran hijau. Sayuran hijau juga kaya akan beragam vitamin lain dan serat yang penting untuk mendukung tumbuh kembang.
Sayuran hijau untuk MPASI yang kaya akan folat, di antaranya:
- Brokoli.
- Kol.
- Asparagus.
- Selada.
- Bayam.
Baca juga: 30 Menu MPASI 6 Bulan Selama Sebulan yang Bergizi
3. Buah-Buahan pada MPASI
Folat juga banyak ditemukan pada buah-buahan. Asupan ini juga kaya akan kandungan yang bersifat antioksidan dan gula alami yang memberikan energi bagi bayi.
Buah yang kaya asam folat bisa dijumpai pada:
- Pisang.
- Alpukat.
- Buah bit.
- Tomat.
- Jeruk.
4. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian pada MPASI
Kacang-kacangan juga bisa diberikan sebagai camilan kaya folat untuk bayi. Kacang juga mengandung protein dan lemak sehat yang baik untuk perkembangan otaknya.
Beberapa kacang yang mengandung folat, yaitu:
- Kacang polong.
- Kacang tolo.
- Kacang arab.
- Kacang merah.
- Kacang tanah.
Apakah Bayi Perlu Suplemen Asam Folat?
Untuk mendapatkan manfaat asam folat untuk bayi, si Kecil tidak memerlukan suplemen bila asupan ASI dan MPASI berkualitas.
Dokter mungkin akan mempertimbangkan suplemen apabila si Kecil memiliki kondisi medis, seperti:
-
Gangguan penyerapan folat, seperti penyakit Crohn atau celiac.
-
Anemia hemolitik.
-
Menjalani cuci darah atau hemodialisis.
Kapan Orang Tua Perlu Berkonsultasi dengan Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter bila bayi menunjukkan tanda-tanda berikut.
- Sangat pucat.
- Berat dan tinggi badan tidak bertambah setiap bulan.
- Susah menyusui.
- Nafsu makan turun.
- Menunjukkan tanda-tanda malabsorpsi, seperti sering diare berdarah.
- Sering sakit, terutama akibat infeksi.
- Tubuh sangat lemas sehingga enggan bermain atau berinteraksi.
Manfaat asam folat untuk bayi penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak. Maksimalkan asupan folat si Kecil dari ASI dan MPASI berkualitas.
Pastikan Mama terus mendukung kekebalan tubuh si Kecil melalui nutrisi, kebersihan, dan stimulasi yang tepat di 1000 hari pertama kehidupannya. Download Panduan Dukung Daya Tahan Tubuh 1000 Hari Pertama untuk dapatkan tips lengkap dan panduan dari para ahli untuk bantu si Kecil tumbuh kuat dan sehat sejak dini.
Gabung jadi member Nutriclub untuk dapatkan ratusan expert-verified parenting content yang terkurasi sesuai usia si Kecil, akses ke call center yang terhubung langsung dengan ahli seputar nutrisi dan tumbuh kembang anak, serta beragam exclusive rewards khusus untuk Mama dan si Kecil dari setiap pembelian produk Nutrilon. Daftar gratis, sekarang!
