Loading...
    Banner Artikel Manfaat Vitamin B12 untuk Anak, Kebutuhan Harian, serta Sumber Terbaiknya
    Nutrisi

    Manfaat Vitamin B12 untuk Anak, Kebutuhan Harian, serta Sumber Terbaiknya

    Disusun oleh: Tim Penulis

    Diterbitkan: 15 April 2025

    Diperbarui: 09 September 2026


    • Apa itu Vitamin B12?
    • Apa Manfaat Vitamin B12 untuk Anak?
    • Berapa Kebutuhan Vitamin B12 untuk Anak?
    • Apa Tanda Anak Kekurangan Vitamin B12?
    • Anak yang Berisiko Kekurangan Vitamin B12
    • Sumber Vitamin B12 yang Baik untuk Anak
    • Apakah Anak Perlu Suplemen Vitamin B12?
    • Bagaimana Cara Memastikan Anak Mendapatkan Vitamin B12 yang Cukup?
    • Kapan Anak Perlu Dibawa ke Dokter?

    Vitamin B12 untuk anak berperan penting untuk dukung perkembangan otak, pembentukan sel darah merah, metabolisme energi, dan daya tahan tubuh. Nutrisi ini dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari, terutama sumber protein hewani seperti daging, ikan, telur, dan susu.

    Apa itu Vitamin B12?

    Vitamin B12 adalah vitamin larut dalam air yang berperan krusial dalam menjaga fungsi normal otak, sistem saraf, serta proses pembentukan sel darah. Vitamin ini disebut juga dengan kobalamin.

    Pada anak 1–5 tahun, vitamin B12 dibutuhkan untuk mendukung masa pertumbuhannya yang berlangsung cepat, karena menunjang perkembangan otak, kemampuan belajar, serta tumbuh kembang si Kecil secara optimal.

    Apa Manfaat Vitamin B12 untuk Anak?

    Vitamin B12 memiliki banyak fungsi penting selama masa pertumbuhan. Berikut beberapa manfaat utama vitamin B12 untuk anak.

    1. Mendukung Perkembangan Otak dan Sistem Saraf

    Manfaat vitamin B12 adalah mendukung proses pembentukan lapisan pelindung pada serabut saraf otak yang disebut mielin. Mielin memungkinkan sinyal saraf dikirim dengan lebih cepat dan efisien. 

    Kekurangan vitamin B12 pada anak dapat menghambat perkembangan otak dan kemampuan kognitif, menyebabkan gangguan pertumbuhan, serta mempengaruhi fungsi psikologis dan motorik. 

    Dalam jangka panjang, defisiensi vitamin B12 dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen.

    2. Membantu Pembentukan Sel Darah Merah

    Vitamin B12 untuk anak dibutuhkan dalam proses pembentukan sel darah merah yang sehat. Sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

    Jika kadar vitamin B12 dalam tubuh rendah, produksi sel darah merah bisa terganggu dan menyebabkan anemia megaloblastik, yang ditandai dengan kelelahan, lemah, dan pucat. 

    Baca Juga: Manfaat Zat Besi untuk Anak, Kenapa Penting Dipenuhi?

    3. Mendukung Metabolisme Energi

    Manfaat vitamin B12 untuk apa lagi, ya? Vitamin ini berperan penting dalam proses metabolisme dan produksi energi dalam tubuh.

    Menurut studi yang dimuat pada Scientific Reports (2025), defisiensi vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan metabolisme lemak dan lebih sering ditemukan pada anak dengan obesitas. 

    Selain itu, vitamin B12 juga sering dikaitkan dengan peningkatan stamina dan performa fisik. Jadi, pastikan anak mendapat cukup vitamin B12 untukmeningkatkan energi mereka sepanjang hari.

    4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Vitamin B12 memiliki peran penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh anak. 

    Nutrisi ini diperlukan dalam produksi DNA dan sintesis protein, yang berkontribusi pada pembentukan sel imun yang sehat. 

    Rutin mengonsumsi makanan tinggi vitamin B12 membuat daya tahan tubuh anak lebih kuat dalam melawan infeksi virus dan penyakit. 

    5. Mendukung Kesehatan Pencernaan

    Vitamin B12 untuk anak juga berperan dalam mendukung keseimbangan mikrobiota usus yang berfungsi untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi. 

    Defisiensi vitamin B12 dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri baik di usus, yang berpotensi mempengaruhi sistem imun dan metabolisme anak. 

    Penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin B12 dapat bantu meningkatkan keberagaman bakteri usus yang sehat, yang berperan dalam mencegah gangguan pencernaan.

    Baca Juga: Pentingnya Pola Makan Sehat Bergizi dan Seimbang untuk Anak

    Berapa Kebutuhan Vitamin B12 untuk Anak?

    Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan harian vitamin B12 untuk anak usia 1-6 tahun adalah 1,5 mg/hari

    Sebagian besar anak sehat dapat memenuhi kebutuhan vitamin B12 melalui asupan makanan sehari-hari yang mengandung vitamin ini.

    Jika pola makan terbatas atau si Kecil mengalami gangguan penyerapan nutrisi, dokter mungkin merekomendasikan suplemen vitamin B12.

    Apa Tanda Anak Kekurangan Vitamin B12?

    Kekurangan vitamin B12 bisa berdampak pada perkembangan otak, daya tahan tubuh, dan berbagai fungsi tubuh lainnya. Berikut beberapa tanda yang perlu Mama waspadai.

    1. Anak Mudah Lelah

    Anak tampak cepat lelah meski aktivitasnya tidak terlalu berat. Ia juga terlihat kurang bersemangat bermain dibanding biasanya.

    Hal ini dapat terjadi karena produksi sel darah merah terganggu sehingga pasokan oksigen ke jaringan tubuh berkurang.

    2. Nafsu Makan Menurun

    Sebagian anak yang mengalami kekurangan vitamin B12 dapat mengalami penurunan nafsu makan. Jika berlangsung lama, kondisi ini berisiko memengaruhi asupan nutrisi harian dan berat badan anak.

    3. Pertumbuhan Melambat

    Vitamin B12 untuk anak berperan dalam pembelahan sel dan pembentukan jaringan baru. Pertumbuhan tinggi dan berat badan anak dapat berjalan lebih lambat bila si Kecil kekurangan vitamin B12. 

    Baca Juga: Manfaat Vitamin A untuk Anak dan Pilihan Makanannya

    4. Anak Tampak Pucat (Anemia)

    Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia megaloblastik. Cirinya anak tampak pucat pada kulit, bibir, dan telapak tangan, mudah mengantuk, napas lebih cepat saat beraktivitas, serta terlihat kurang bertenaga.

    5. Gangguan Perkembangan Saraf

    Pada kondisi yang berat, kekurangan vitamin B12 dapat memengaruhi perkembangan sistem saraf.

    Gejalanya bisa berupa gangguan koordinasi gerak, kesemutan, refleks yang menurun, hingga keterlambatan perkembangan motorik.

    6. Gangguan Konsentrasi

    Menurut studi yang dimuat pada Journal of Indian Association for Child and Adolescent Mental Health (2024) defisiensi vitamin B12 dapat memengaruhi fungsi kognitif

    Akibatnya, anak jadi lebih sulit berkonsentrasi, mudah terdistraksi, atau mengalami penurunan kemampuan belajar.

    Perlu diketahui bahwa gejala-gejala di atas tidak selalu disebabkan oleh kekurangan vitamin B12. Mama disarankan bawa si Kecil ke dokter untuk pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium.

    Baca Juga: Pilihan Makanan Sehat untuk Anak yang Bergizi

    Anak yang Berisiko Kekurangan Vitamin B12

    Risiko kekurangan vitamin B12 meningkat bila si Kecil punya kondisi sebagai berikut:

    • Picky eater yang sering menolak makanan sumber protein hewani.
    • Anak yang jarang makan daging, ikan, telur, atau susu.
    • Anak yang menjalani pola makan vegetarian atau vegan tanpa perencanaan gizi yang tepat.
    • Anak dengan gangguan penyerapan nutrisi di usus, misalnya penyakit Crohn atau celiac disease.
    • Anak dengan penyakit autoimun tertentu, seperti anemia pernisiosa yang mengganggu penyerapan vitamin B12.
    • Anak dengan riwayat operasi saluran cerna atau lambung, sehingga penyerapan vitamin B12 jadi kurang optimal.

    Sumber Vitamin B12 yang Baik untuk Anak

    Mama bisa berikan sumber vitamin B12 untuk anak yang berasal dari makanan berikut:

    1. Hati Sapi 

    Hati sapi mengandung 70,6 mcg vitamin B12 pada 100 gram sajiannya. Hati mudah kering dan alot saat dimasak, jadi lebih baik olah dengan cara ditumis. Kombinasikan dengan sayuran agar lebih bergizi. 

    2. Daging Sapi

    Vitamin B12 untuk anak bisa didapatkan dari daging sapi yang menyediakan 11,2 mcg untuk satu porsi berukuran 190 gram. 

    Untuk mendapatkan vitamin B12 lebih tinggi, pilih daging sapi rendah lemak dan masak dengan cara dipanggang, bukan digoreng. 

    3. Ikan (Salmon, Sarden, Tuna)

    Ikan sarden mengandung 8,94 mcg, ikan tuna segar 11 mcg, ikan tuna kaleng 3 mcg, dan ikan salmon memiliki 2,8 mcg vitamin B12. 

    Ikan-ikan tersebut juga kaya protein dan tinggi asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan otak dan jantung anak. 

    Selain ikan, kerang juga tinggi vitamin B12 yakni 98,9 mcg pada setiap porsinya. 

    4. Telur

    Telur merupakan sumber vitamin D, B2, dan B12 anak yang baik. Dua butir telur berukuran besar mengandung 1 mcg vitamin B12. 

    Kuning telur memiliki kandungan vitamin B12 yang lebih tinggi dibanding putih telur. Jadi, direkomendasikan untuk makan telur secara utuh, jangan putih telurnya saja. 

    Cara terbaik memasak telur agar tidak kehilangan nutrisinya adalah dengan direbus, ditumis, dan jangan memasaknya terlalu lama. 

    5. Susu 

    Susu merupakan sumber vitamin B12 sebanyak 1,1 mcg. Penelitian menunjukkan tubuh menyerap vitamin B12 dari susu dan produk olahan susu lebih baik daripadai sumber daging sapi, ikan, atau telur. 

    6. Keju

    Satu lembar keju memiliki 0,6 mcg vitamin B12. Selain vitamin B12, keju juga mengandung protein dan kalsium yang bermanfaat bagi pertumbuhan tulang.

    Mama dapat menyajikan keju sebagai pelengkap roti, omelet, pasta, atau camilan sehat.

    7. Yogurt

    Yogurt telah terbukti bisa meningkatkan kadar vitamin B12 di tubuh orang yang mengalami defisiensi vitamin ini. Diketahui satu cangkir yogurt mengandung sekitar 1 mcg vitamin B12.

    Yogurt juga merupakan sumber probiotik yang bantu menjaga kesehatan pencernaan si Kecil. 

    Ringkasan Kandungan Vitamin B12 pada Makanan

    Makanan

    Kandungan Vitamin B12

    Hati sapi (100 g)

    ±70,6 mcg

    Daging sapi (100 g)

    ±2,4 mcg

    Tuna

    ±2,5–10 mcg

    Salmon

    ±2,8 mcg

    Sarden

    ±8,9 mcg

    Telur (2 butir)

    ±1 mcg

    Susu (1 gelas/240 ml)

    ±1,1 mcg

    Keju (1 lembar)

    ±0,6 mcg

    Yogurt (1 cangkir)

    1 mcg

    Penting diingat, Ma, bahwa kebutuhan nutrisi si Kecil terus berubah seiring pertumbuhan. Maka itu, yuk registrasi jadi member Nutriclub, Mama bisa akses panduan nutrisi lengkap, rekomendasi menu, dan insight ahli untuk mendukung kebutuhan gizi anak sesuai tahapan usianya.

    Apakah Anak Perlu Suplemen Vitamin B12?

    Anak tidak memerlukan suplemen vitamin B12 apabila sudah makan makanan bergizi seimbang. Suplemen vitamin B12 biasanya hanya diberikan pada kondisi tertentu.

    Misalnya anak mengalami defisiensi vitamin B12, gangguan penyerapan nutrisi, atau menjalani pola makan yang berisiko menyebabkan kekurangan vitamin B12.

    Pemberian suplemen pun sebaiknya dilakukan berdasarkan rekomendasi dokter, agar dosis yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan penyebabnya. 

    Bagaimana Cara Memastikan Anak Mendapatkan Vitamin B12 yang Cukup?

    Untuk memastikan si Kecil mendapatkan asupan vitamin B12 yang mencukupi, Mama bisa menerapkan cara-cara di bawah ini.

    1. Sajikan Protein Hewani Setiap Hari

    Usahakan setiap menu utama mengandung sumber protein hewani seperti daging, ikan, ayam, telur, atau susu.

    Konsumsi protein hewani secara rutin penuhi kebutuhan vitamin B12 sekaligus nutrisi penting lainnya.

    2. Variasikan Menu Makanan

    Anak cenderung lebih tertarik mencoba makanan yang disajikan dengan bentuk, warna, dan rasa yang bervariasi.

    Mama dapat mengombinasikan sumber vitamin B12 untuk anak. Misalnya membuat nasi goreng telur, salmon panggang, perkedel salmon, bola daging sapi, pizza keju, atau sandwich isi telur.

    3. Kombinasikan dengan Susu Pertumbuhan

    Susu pertumbuhan dapat menjadi pelengkap pola makan anak karena umumnya telah diperkaya berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin B12.

    Selain vitamin B12, pilih susu yang juga mengandung protein, DHA, zat besi, serta prebiotik sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak, seperti Nutrilon Royal 3.

    Background of Nutrilon Royal 3
    Nutrilon Royal 3
    Teruji Klinis dengan kandungan double biotics
    FOS:GOS dan DHA & EPA. Bantu dukung daya
    Tahan tubuh dan Daya Pikir si Kecil
    Pelajari Lebih Lanjut!

    Nutrilon Royal 3 satu-satunya formula teruji klinis yang dirancang secara saintifik dengan Double Biotics FOS:GOS dan DHA EPA yang lebih tinggi, menjadikannya nutrisi optimal sebagai "The Formula to Win". Dukung daya tahan tubuh dan kemampuan berpikir si Kecil demi persiapkan anak untuk menang. 

    Temukan Nutrilon Royal 3 hanya di NutriShop, official store dengan pengalaman belanja terpercaya.

    4. Hindari Memberikan Banyak Snack

    Pemberian camilan terlalu sering dapat membuat anak cepat kenyang sehingga asupan makanan utama berkurang.

    Batasi makanan tinggi gula dan garam, lalu pilih camilan bergizi seperti buah, yogurt, atau keju.

    5. Jadwalkan Waktu Makan Secara Teratur

    Jadwal makan konsisten bantu anak mengenali rasa lapar dan kenyang. Dengan begitu, peluang anak menghabiskan makanan bergizi saat waktu makan utama menjadi lebih besar.

    Kapan Anak Perlu Dibawa ke Dokter?

    Mama perlu waspada bila si Kecil menunjukkan gejala kekurangan vitamin B12. Segera konsultasikan dengan dokter apabila anak mengalami kondisi berikut:

    • Tampak sangat lemas tanpa penyebab yang jelas.
    • Mengalami anemia berulang.
    • Berat badan atau tinggi badan sulit bertambah.
    • Mengalami keterlambatan perkembangan motorik atau kognitif.
    • Dicurigai mengalami gangguan penyerapan nutrisi, misalnya diare kronis atau penyakit saluran cerna.
    • Konsumsi makanan kurang bergizi seimbang sehingga sulit memenuhi kebutuhan vitamin B12.

    Itu dia penjelasan lengkap soal manfaat vitamin B12 untuk anak hingga sumber makanannya.

    Masih punya pertanyaan yang ingin didiskusikan, Ma? Jangan ragu untuk bertanya pada Nutriclub Expert Advisor, tim ahli terpercaya kami di bidang nutrisi, parenting, dan tumbuh kembang anak. Hadir 24/7 untuk bantu Mama, gratis dan tanpa perlu buat janji.

    Informasi yang Wajib Mama Ketahui

    Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
    1. Ajmera, R. (2021, February 16). Does Vitamin B12 Promote Weight Loss? Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/b12-weight-loss
    2. Baltrusch, S. (2021). The Role of Neurotropic B Vitamins in Nerve Regeneration. BioMed Research International, 2021. https://doi.org/10.1155/2021/9968228
    3. Batista, K. S., Cintra, V. M., Lucena, P. A. F., Manhães-de-Castro, R., Toscano, A. E., Costa, L. P., Queiroz, M. E. B. S., de Andrade, S. M., Guzman-Quevedo, O., & Aquino, J. de S. (2021). The role of vitamin B12 in viral infections: a comprehensive review of its relationship with the muscle–gut–brain axis and implications for SARS-CoV-2 infection. Nutrition Reviews. https://doi.org/10.1093/nutrit/nuab092
    4. Berkheiser, K. (2018, June 14). 9 Health Benefits of Vitamin B12, Based on Science. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-b12-benefits
    5. Fordyce, K. (2023). B12 Deficiency in Children: What to Know. WebMD. https://www.webmd.com/diet/b12-deficiency-children
    6. Guetterman, H. M., Huey, S. L., Knight, R., Fox, A. M., Mehta, S., & Finkelstein, J. L. (2021). Vitamin B-12 and the Gastrointestinal Microbiome: A Systematic Review. Advances in Nutrition (Bethesda, Md.), 13(2), nmab123. https://doi.org/10.1093/advances/nmab123
    7. National Institutes of Health. (2024, February 27). Office of Dietary Supplements - Vitamin B12. Nih.gov; National Institutes of Health. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminB12-HealthProfessional/
    8. Semeco, A. (2018, May 3). Top 12 Foods That Are High in Vitamin B12. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-b12-foods
    9. Venkatramanan, S., Armata, I. E., Strupp, B. J., & Finkelstein, J. L. (2016). Vitamin B-12 and Cognition in Children. Advances in Nutrition, 7(5), 879–888. https://doi.org/10.3945/an.115.012021
    10. Wan, Z., Zheng, J., Zhu, Z., Sang, L., Zhu, J., Luo, S., Zhao, Y., Wang, R., Zhang, Y., Hao, K., Chen, L., Du, J., Kan, J., & He, H. (2022). Intermediate role of gut microbiota in vitamin B nutrition and its influences on human health. Frontiers in Nutrition, 9. https://doi.org/10.3389/fnut.2022.1031502
    11. Immigrant Health Service : Vitamin B12. (n.d.). www.rch.org.au. https://www.rch.org.au/immigranthealth/clinical/Vitamin_B12/
    12. Hatice Kocak Alkan, Elif Nur Kocak, Coskun, O., Serpil Çars¸anbalı Çıvak, & Seda Geylani Güleç. (2024). The Relationship Between Vitamin B-12 Levels and Attention in Children and Adolescents. Journal of Indian Association for Child and Adolescent Mental Health. https://doi.org/10.1177/09731342241267096
    13. Meliha Esra Bilici, Zuhal Örnek, Meliha Esra Bilici, & Zuhal Örnek. (2025). Metabolically healthy status in childhood obesity fails to protect against vitamin B12 deficiency. Scientific Reports, 15(1), 41135–41135. https://doi.org/10.1038/s41598-025-25029-w
    Artikel Terkait

    Keuntungan Daftar Nutriclub

    Icon Hadiah Eksklusif

    Hadiah Eksklusif

    Beragam hadiah eksklusif untuk dukung si Kecil jadi juara, siap Mama dapatkan!

    Icon Winning Parenting Content

    Winning Parenting Content

    Ratusan artikel dan konten tumbuh kembang untuk dukung si Kecil jadi juara

    Icon 24/7 Nutriclub Expert Advisor

    24/7 Nutriclub Expert Advisor

    Hubungi ahli untuk pertanyaan seputar nutrisi, tumbuh kembang, dan informasi terkait Nutriclub melalui Whatsapp/call center

    Icon Belanja di Nutrishop

    Belanja di Nutrishop

    Nikmati kemudahan belanja Nutrilon Royal di website NutriShop dengan layanan tepercaya dan benefit eksklusif untuk Mama

    Gabung Nutriclub

    *yang sudah terhubung dengan WhatsApp
    Minimal 8 Karakter, Memiliki 1 angka (0-9) dan 1 karakter spesial (@#$%^&)
    *Usia si Kecil Maksimal 7 Tahun