Kehamilan tetap bisa terjadi meski Mama belum kembali menstruasi setelah melahirkan, apalagi jika sudah melakukan hubungan intim tanpa kontrasepsi. Hal ini karena proses ovulasi dapat muncul lebih dulu sebelum haid pertama datang kembali. Untuk memastikan apakah hamil atau tidak, sebaiknya segera lakukan tes kehamilan menggunakan testpack.
Apakah Normal Belum Haid Setelah Melahirkan?
Wajar jika menstruasi belum kembali setelah melahirkan, terutama saat masih menyusui eksklusif.
Selama menyusui, kadar hormon prolaktin meningkat untuk mendukung produksi ASI. Di sisi lain, peningkatan hormon prolaktin juga dapat menghambat ovulasi.
Kondisi ini dikenal sebagai amenore laktasi, yaitu tidak haid saat menyusui, dan sering dianggap sebagai kontrasepsi alami karena dapat membantu mencegah kehamilan.
Berapa Lama Normalnya Tidak Haid Setelah Melahirkan?
Setelah melahirkan, haid bisa tertunda selama sekitar 3 sampai 6 bulan.
Pada ibu yang memberikan ASI eksklusif, haid bisa datang lebih lama, bahkan hingga satu tahun atau lebih. Sementara itu, bagi ibu yang tidak menyusui, menstruasi biasanya muncul kembali sekitar 6–8 minggu setelah persalinan.
Mengapa Ibu Belum Haid Setelah Melahirkan?
Ada banyak faktor yang membuat Mama belum haid setelah melahirkan. Faktor ini bisa berbeda pada tiap perempuan, yaitu sebagai berikut.
1. Menyusui Secara Eksklusif
Memberikan ASI eksklusif pada si Kecil dapat menunda kembalinya menstruasi dengan cepat. Ini karena frekuensi menyusui yang tinggi menjaga kadar hormon prolaktin tetap stabil.
Akibatnya, hormon reproduksi ditekan jumlahnya sehingga haid tak kunjung datang. Oleh sebab itu, kondisi ini disebut juga sebagai amenore laktasi karena dapat menekan ovulasi sementara waktu.
2. Perubahan Hormon Prolaktin
Studi dalam International Journal of Molecular Science (2022) menyatakan, hormon prolaktin yang meningkat saat menyusui berperan menekan hormon reproduksi seperti GnRH dan LH.
Akibatnya, ovulasi tidak terjadi. Inilah yang menyebabkan Mama belum juga haid setelah melahirkan.
Baca Juga: Perubahan Emosi Pasca Melahirkan dan Selama Menyusui
3. Tubuh Masih dalam Masa Pemulihan
Setelah melahirkan, tubuh membutuhkan waktu untuk pulih, termasuk menyeimbangkan kembali hormon reproduksi.
Selama masa ini, siklus menstruasi belum berjalan normal karena tubuh, terutama rahim masih fokus pada proses pemulihan.
4. Faktor Kesehatan dan Stres
Kondisi kesehatan tertentu, kelelahan, dan stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan menunda kembalinya menstruasi. Stres diketahui dapat mengganggu sinyal hormon di otak yang mengatur siklus haid.
Informasi yang tepat membantu Mama mengambil keputusan lebih bijak. Pelajari lebih dalam seputar perawatan yang tepat setelah C-Section di C-Section Ready.
Berhubungan Jika Belum Haid Setelah Melahirkan, Apakah Aman?
Secara umum, Mama sudah boleh berhubungan intim setelah melahirkan. Namun, sebaiknya tunggu sekitar 4–6 minggu untuk memastikan agar jahitan caesar atau luka di rahim akibat pelepasan plasenta sembuh total.
Selain itu, risiko komplikasi biasanya paling tinggi terjadi dalam 2 minggu pertama setelah persalinan.
Tanyakan pada dokter kandungan kira-kira kapan waktu yang tepat sesuai kondisi Mama. Hal yang paling penting, lakukanlah saat Mama dan Papa siap agar terasa nyaman di kedua pihak.
Berhubungan Jika Belum Haid Setelah Melahirkan, Apakah Bisa Hamil?
Berhubungan badan setelah melahirkan tetap bisa hamil, meskipun belum menstruasi. Risikonya memang lebih kecil, tapi bukan berarti tidak bisa sama sekali, terutama untuk Mama yang tidak memberikan ASI secara eksklusif.
Ovulasi sering terjadi sebelum haid pertama kembali. Meski menyusui eksklusif bisa menunda menstruasi, tetap ada kemungkinan hamil jika berhubungan tanpa kontrasepsi.
Untuk itu, jika belum ingin menambah anak, sebaiknya gunakan kontrasepsi yang aman untuk ibu menyusui setelah masa nifas selesai.
Baca Juga: Cara Menentukan Jarak Kehamilan agar Tidak Terlalu Dekat
Tanda Tubuh Sudah Siap Berhubungan Setelah Melahirkan
Selain kesiapan mental, Mama juga perlu tahu tanda fisik tubuh sudah siap berhubungan setelah melahirkan, yaitu:
1. Luka Persalinan Sudah Sembuh
Setelah melahirkan, luka seperti robekan atau episiotomi membutuhkan waktu untuk pulih, bahkan bisa beberapa minggu.
Maka, jika Mama bertanya-tanya, berapa lama boleh berhubungan setelah melahirkan caesar, jawabannya sebaiknya menunggu sampai luka jahitan sembuh untuk menghindari infeksi atau nyeri.
Agar cepat pulih, Mama bisa lakukan berbagai perawatan setelah melahirkan mulai dari makan makanan bergizi hingga aktif bergerak.
2. Tidak Ada Nyeri saat Beraktivitas
Nyeri setelah persalinan, terutama di area vagina atau perineum, bisa berlangsung beberapa minggu. Jika nyeri masih ada atau semakin parah, itu bisa menjadi tanda tubuh belum pulih sepenuhnya.
3. Tidak Ada Perdarahan Abnormal
Perdarahan setelah melahirkan (lochia) adalah hal normal dan bisa berlangsung sekitar 4–6 minggu.
Namun, hubungan intim sebaiknya ditunda sampai perdarahan berkurang atau berhenti untuk mencegah risiko komplikasi.
Baca Juga: Cara Merawat Luka Caesar Setelah Buka Perban
Berapa Lama Haid Kembali Normal Setelah Melahirkan?
Haid bisa kembali normal dalam 13 bulan setelah melahirkan.
Menurut studi dalam Yonago Acta Medica (2024), paling lambat Mama bisa kembali menstruasi lagi di minggu ke-72 atau 18 bulan jika menyusui eksklusif. Jika tidak menyusui, siklus haid bisa kembali lebih cepat dalam 12 minggu pascamelahirkan.
Siklus haid setelah melahirkan bisa kembali dalam waktu yang berbeda pada setiap ibu, tergantung kondisi tubuh dan pola menyusui. Selama tidak ada keluhan serius, hal ini masih normal.
Namun, sebaiknya periksakan diri ke dokter jika haid belum kembali setelah berhenti menyusui, atau jika muncul gejala seperti nyeri hebat dan perdarahan yang tidak normal.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Belum haid setelah melahirkan tapi sudah berhubungan adalah hal yang umum terjadi. Namun, Mama juga perlu tahu tanda bahaya jika tak kunjung haid pascamelahirkan:
- Belum haid lebih dari 1 tahun
- Nyeri saat berhubungan
- Perdarahan abnormal
Jika Mama merasakan satu atau lebih tanda di atas, jangan takut untuk berkonsultasi ke dokter kandungan terdekat, ya.
Pada intinya, ketika belum haid setelah melahirkan tapi sudah berhubungan, Mama tetap berisiko hamil. Untuk itu, jangan sepelekan alat kontrasepsi demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Sebagai ibu, Mama bisa gabung jadi member Nutriclub untuk dapatkan ratusan expert-verified parenting content yang terkurasi sesuai usia si Kecil, akses ke call center yang terhubung langsung dengan ahli seputar nutrisi dan tumbuh kembang anak, serta beragam exclusive rewards khusus untuk Mama dan si Kecil dari setiap pembelian produk Nutrilon. Daftar gratis, sekarang!
