Loading...
Banner Artikel Apa yang Terjadi Pasca Operasi Caesar? Ini Penjelasannya
Kesehatan

Apa yang Terjadi Pasca Operasi Caesar? Ini Penjelasannya

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 02 November 2021

Diperbarui: 27 Februari 2026


  • Apa yang Dimaksud Masa Pasca Operasi Caesar?
  • Apa yang Terjadi pada Tubuh Setelah Operasi Caesar?
  • Sensasi & Perubahan yang Umum Dialami Pasca Operasi Caesar
  • Berapa Lama Proses Pemulihan Pasca Operasi Caesar?
  • Tahapan Pemulihan Pasca Operasi Caesar Berdasarkan Waktu
  • Hal yang Sering Dikira Tidak Normal, Padahal Masih Wajar
  • Tanda Pasca Operasi Caesar yang Perlu Diwaspadai
  • Kapan Ibu Bisa Disebut Pulih Pasca Operasi Caesar?
  • Menjalani Masa Pasca Operasi Caesar dengan Lebih Tenang

 

Pasca operasi caesar membuat sebagian besar ibu baru bingung, khawatir, dan takut. Fase pemulihan ini unik bagi setiap ibu sehingga prosesnya beragam. Lantas, apa yang biasanya terjadi setelah caesar?

Apa yang Dimaksud Masa Pasca Operasi Caesar?

Masa pasca operasi caesar adalah fase pemulihan setelah persalinan caesar. Fase ini meliputi kesembuhan dan adaptasi terhadap perubahan fisik dan hormonal setelah melahirkan.

Berbeda dengan persalinan normal, operasi caesar dilakukan dengan sayatan di berbagai lapisan perut dan rahim. Jadi, tubuh butuh waktu lebih lama untuk sembuh dan pulih.

Tanda-tanda pemulihan bisa berbeda-beda pada setiap ibu. Tak heran, masa pasca caesar sering membingungkan bagi banyak ibu.

Apa yang Terjadi pada Tubuh Setelah Operasi Caesar?

Beberapa hari setelah operasi caesar, rahim mengalami kontraksi untuk mencegah perdarahan berlebih. 

Perut bagian bawah juga memiliki luka sayatan melintang karena prosedur ini menyayat berbagai lapisan tubuh, mulai dari kulit, otot perut, hingga rahim. 

Tubuh pun mengalami perubahan hormonal karena mempersiapkan inisiasi menyusui dini (IMD) dan tak lagi dipengaruhi hormon kehamilan.

Kondisi hormonal wajar terjadi dan Mama tak perlu menyalahkan diri sendiri. Tubuh sedang mengalami transisi sehingga penting untuk fokus ke pemulihan, bukan terburu-buru ingin beraktivitas.

Sensasi & Perubahan yang Umum Dialami Pasca Operasi Caesar

Umumnya, ada beberapa gejala setelah caesar yang dirasakan berbagai ibu, di antaranya:

  • Nyeri dan rasa tertarik: Nyeri seperti haid karena kontraksi rahim dan tubuh memproduksi kolagen untuk menutup luka jahitan.
  • Darah nifas (lokia): muncul bersama lendir dan jaringan rahim yang luruh melalui jalur lahir.
  • Rambut rontok dan perubahan kulit: penurunan hormon hamil membuat rambut rontok lebih banyak dan adanya stretch mark.
  • Perubahan mood: perubahan hormon dan kehidupan setelah bayi baru lahir bisa menyebabkan cemas, emosi naik-turun, dan susah tidur.

Gejala setiap ibu berbeda-beda dan ini merupakan hal yang normal dan akan mereda secara perlahan. Beberapa ibu mungkin merasakan semua gejala di atas, sedangkan ibu lainnya hanya mengalami beberapa di antaranya.

Baca Juga: Efek Operasi Caesar pada Bayi dan Pengaruhnya Terhadap Imun

Berapa Lama Proses Pemulihan Pasca Operasi Caesar?

Umumnya, pemulihan pasca operasi caesar berlangsung selama 4–6 minggu. Dalam rentang waktu tersebut, lokia akan berkurang secara perlahan hingga akhirnya berhenti.

Meski begitu, pemulihan sayatan jaringan di dalam perut masih berlanjut dan membutuhkan waktu selama 8 minggu hingga beberapa bulan.

Pemulihan bukan hanya terbebas dari sakit, tetapi tubuh bisa berfungsi secara stabil dan beradaptasi secara bertahap.

Siapkan diri lebih tenang dan percaya diri jelang persalinan caesar dengan mengunduh E-book “Panduan Bagi Mama dan si Kecil yang Lahir Caesar” dari sekarang, yuk! Di E-Book ini Mama bisa dapatkan panduan lengkap seputar persiapan operasi, proses pemulihan, dan kebutuhan nutrisi terbaik bagi Mama dan si Kecil setelah persalinan caesar. Gratis!

Tahapan Pemulihan Pasca Operasi Caesar Berdasarkan Waktu

Bila berlangsung optimal, pemulihan akan semakin membaik dari waktu ke waktu. Mama bisa memperkirakan tahapan kesembuhan dari waktu yang diperlukan setelah operasi caesar.

Berikut tahapan umum yang dialami oleh ibu pasca persalinan caesar.

1. 24–72 Jam Pertama

Pada rentang waktu ini, tubuh akan mengalami adaptasi awal. Efek bius akan habis setelah 18–24 jam pasca caesar. Keesokan harinya, sayatan terasa lebih nyeri.

Hasrat buang air kecil akan muncul pada 6 jam setelah kateter dilepas. Perut akan terasa kram dan kontraksi karena rahim kembali ke bentuk semula. Lokia atau nifas juga mulai muncul.

Beberapa ibu juga merasakan perut kembung dan sembelit pada rentang waktu ini.

2. Minggu 1–2

Tubuh mulai adaptasi, misalnya bisa menggendong bayi. Jahitan mulai larut dan penyembuhan luka sayatan sudah signifikan. Kembung dan sembelit sudah berkurang sehingga nyeri perut berangsur reda.

Memasuki minggu kedua, tubuh ibu secara keseluruhan sudah lebih siap beraktivitas ringan, seperti berjalan-jalan, olahraga ringan, bahkan mengendarai mobil.

3. Minggu 3–6

Luka di perut sudah sembuh dan nifas pun sudah jauh berkurang. Rasa nyeri pun hilang. Tubuh bisa bergerak lebih nyaman dan aktif.

Rahim pun sudah mulai berkontraksi ke ukuran normal. Namun, otot perut masih lemah sehingga perut mungkin masih tampak besar.

4. Setelah 6 Minggu

Tubuh sudah pulih sepenuhnya dan kembali beraktivitas seperti sedia kala, Mama sudah bisa berhubungan intim, bekerja, dan berolahraga.

Meski begitu, tubuh bukan berarti kembali ke kondisi seperti sebelum melahirkan caesar. Untuk itu, mulailah kegiatan secara bertahap.

Baca Juga: Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan Caesar dan Cara Atasinya

Hal yang Sering Dikira Tidak Normal, Padahal Masih Wajar

Pemulihan setelah operasi caesar pada setiap ibu berbeda-beda. Tak jarang, hal ini menimbulkan kekhawatiran karena banyak gejala yang membingungkan.

Berikut gejala yang sering dianggap mengkhawatirkan, padahal masih wajar:

  • Luka masih terasa tertarik: terjadi karena tubuh sedang menutup luka sayatan yang dilakukan di berbagai lapisan tubuh.
  • Kebas di sekitar sayatan: terjadi akibat saraf-saraf di sekitar kulit memerlukan waktu lebih lama untuk pulih.
  • Terasa nyeri saat lelah: nyeri akan hilang setelah istirahat dan tidur cukup.
  • Nifas belum berhenti total: fase nifas setiap ibu berbeda-beda, ada yang 3–4 pekan, ada yang 6 pekan atau lebih.

Baca Juga: Cara Menentukan Jarak Kehamilan Setelah Sesar agar Tidak Terlalu Dekat

Tanda Pasca Operasi Caesar yang Perlu Diwaspadai

Setelah operasi caesar, tubuh memang butuh waktu untuk pulih. Namun, beberapa gejala berikut tidak boleh diabaikan.

Jika mengalaminya, segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

  • Demam tinggi di atas 38 derajat Celsius.
  • Sakit kepala sejak melahirkan dan tak berhenti.
  • Perut dan luka jahitan terasa semakin nyeri, panas, dan tampak kemerahan, serta bernanah.
  • Bau busuk dari jalur lahir.
  • Betis bengkak, nyeri, dan merah.
  • Buang air kecil terasa terbakar atau berdarah.
  • Timbul ruam atau biduran.
  • Nifas sangat deras sehingga harus ganti pembalut nifas 1 jam sekali.
  • Payudara sakit dan kemerahan hingga diikuti meriang.
  • Cemas, panik, atau depresi selama 2 pekan berturut-turut.

Sebagai orang tua, memahami dampak persalinan caesar itu penting. Kunjungi C-Section Ready untuk dapatkan penjelasan lengkap seputar C-Section dan pengaruhnya terhadap imunitas Si Kecil!

Kapan Ibu Bisa Disebut Pulih Pasca Operasi Caesar?

Ingat, pulih bukan berarti tubuh kembali seperti sebelum operasi caesar.

Selama pemulihan, tetap ada rasa sakit yang muncul, tetapi luka akan berkurang dan sembuh seiring berjalannya waktu. Untuk itu, diperlukan perawatan setelah caesar yang tepat.

Tak hanya itu, Mama bisa dikatakan pulih jika perlahan-lahan bisa melakukan aktivitas tanpa keluhan yang berarti, serta fungsi rahim dan tubuh secara umum pun berangsur membaik.

Menjalani Masa Pasca Operasi Caesar dengan Lebih Tenang

Setelah operasi caesar, wajar bila ada rasa takut atau khawatir terkait luka maupun menjalani peran sebagai ibu selama pemulihan.

Ingat, proses pemulihan setiap ibu berbeda-beda, sehingga tidak perlu membandingkan diri dengan ibu lainnya. Pastikan Mama selalu memperhatikan kondisi tubuh sendiri agar fokus dengan pemulihan.

Ma, tidak perlu sungkan saat perlu bantuan, ya. Pertolongan dari orang terpercaya juga membantu proses pemulihan Mama.

Pemulihan pasca operasi caesar tidak bisa bergantung pada Mama saja, tetap perlu orang-orang di sekitar.

Dengan dukungan dari orang-orang sekitar, proses pemulihan berjalan optimal. Jadi, ibu bisa kembali beraktivitas, kualitas ASI terjaga, bahkan ASI eksklusif bisa dilakukan, baik secara langsung atau pompa ASI.

Sebagai orang tua baru, Mama tidak harus menjalani semuanya sendiri. Dengan bergabung di Nutriclub, Mama bisa mengakses artikel tepercaya, tips nutrisi, dan panduan dari ahli yang memahami kebutuhan Mama sebagai orang tua.

Informasi yang Wajib Mama Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
  1. Editorial Staff. (2017, October). What happens. NHS UK. https://www.nhs.uk/tests-and-treatments/caesarean-section/what-happens/
  2. Editorial Staff. (2019, April 26). Cesarean After Care. American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/labor-and-birth/cesarean-aftercare/
  3. Editorial Staff. (2024). C-section recovery: What to expect. Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/labor-and-delivery/in-depth/c-section-recovery/art-20047310
  4. Sung, S., Mikes, B. A., Martingano, D. J., & Heba Mahdy. (2024, December 7). Cesarean Delivery. Nih.gov; StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK546707/
  5. Debras, E., Capmas, P., Maudot, C., & Chavatte-Palmer, P. (2024). Uterine wound healing after caesarean section: A systematic review. European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology, 296, 83–90. https://doi.org/10.1016/j.ejogrb.2024.02.045
  6. Miles, Karen. (2023). A week-by-week timeline for your C-section recovery. BabyCenter. https://www.babycenter.com/baby/postpartum-health/c-section-recovery_221
  7. Editorial Staff. Taking Care of Yourself After your Cesarean Section (C-Section) A Guide for patients and care partners. (n.d.). https://www.ottawahospital.on.ca/en/documents/2024/09/cp-18-b-en-2024-caring-for-yourself-after-your-c-section.pdf/
  8. Taking Care of Yourself After your Cesarean Section (C-Section) A Guide for patients and care partners. (2024). https://www.ottawahospital.on.ca/en/documents/2024/09/cp-18-b-en-2024-caring-for-yourself-after-your-c-section.pdf/
Artikel Terkait