Loading...
    Banner Artikel Ciri-Ciri ASI Basi dan Efeknya Jika Diminum Bayi
    Kesehatan

    Ciri-Ciri ASI Basi dan Efeknya Jika Diminum Bayi

    Foto Reviewer

    Disusun oleh: Tim Penulis

    Ditinjau oleh: Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

    Diterbitkan: 02 Mei 2023

    Diperbarui: 20 April 2026


    • Apakah ASI Bisa Basi?
    • Berapa Lama ASI Bertahan Sebelum Basi?
    • Ciri-Ciri ASI Basi yang Mudah Dikenali
    • Ciri-Ciri ASI Basi Berdasarkan Tempat Penyimpanan
    • Apa yang Terjadi Jika Bayi Minum ASI Basi?
    • Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Terlanjur Minum ASI Basi?
    • Cara Mencegah ASI Menjadi Basi

    Sebenarnya tidak sulit untuk mengenali ciri-ciri ASI basi. Mama bisa kulik detail ciri-cirinya pada penjelasan di bawah ini!

    Apakah ASI Bisa Basi?

    Ya, ASI bisa basi jika penyimpanannya keliru. ASI yang baru diperah hanya bisa bertahan 4 jam di ruangan dengan suhu 25°C.

    Sementara itu, melansir laman U.S Center for Disease Control and Prevention (2023), ASI yang ada di kulkas hanya bertahan 4 hari dan di freezer kurang lebih 6 bulan.

    Lebih dari itu, ASI tidak lagi bisa dikonsumsi dan berisiko jika tetap diberikan pada si Kecil.

    Tabel Perbedaan ASI Segar dan ASI Basi

    Aspek Pembeda

    ASI Segar

    ASI Basi

    Aroma

    Lembut, manis ringan, kadang mirip sabun 

    Asam, tengik, amis, atau menyengat 

    Rasa ASI

    Manis ringan seperti susu almond 

    Asam atau pahit, terasa tidak nyaman

    Warna

    Putih bening, kekuningan, atau agak kebiruan

    Kusam, berubah warna, bisa kehijauan/kecokelatan

    Tekstur

    Cair, homogen 

    Mengental, menggumpal

    Lapisan Lemak

    Terpisah tapi mudah tercampur saat dikocok

    Terpisah dan sulit menyatu

    Permukaan ASI 

    Bersih, tidak berlendir 

    Berlendir atau lengket

    Setelah Dicairkan (dari freezer)

    Bau sabun ringan masih normal 

    Bau asam/tengik kuat 

    Reaksi Bayi

    Mau minum, tidak rewel

    Menolak minum, muntah, diare 

     

    Berapa Lama ASI Bertahan Sebelum Basi?

    Cara menyimpan ASI perlu disesuaikan dengan kapan ASI tersebut akan digunakan. Oleh karena itu, Mama perlu mengikuti panduan penyimpanan ASI agar kualitasnya tetap terjaga.

    • Daya tahan ASI di suhu ruangan: 4 jam
    • Daya tahan ASI di kulkas: 4 hari
    • Daya tahan ASI di freezer: 9-12 bulan

    Jika masih bingung, jangan ragu untuk diskusi langsung dengan Nutriclub Expert Advisor ya, Ma. Tim ahli terpercaya di bidang nutrisi, parenting, dan tumbuh kembang anak hadir 24/7 untuk bantu Mama, gratis dan tanpa perlu buat janji.

    Ciri-Ciri ASI Basi yang Mudah Dikenali

    Untuk memudahkan Mama mengenalinya, berikut ciri-ciri ASI yang sudah basi.

    1. ASI Basi Bau Tengik/Amis

    Ciri-ciri ASI basi yang paling mudah dikenali adalah baunya yang amis, asam, dan tengik yang menyengat.

    Padahal, ASI segar seharusnya berbau lembut dan agak manis atau seperti bau sabun yang ringan.

    2. Rasa Susu ASI Asam

    ASI segar rasanya mirip seperti susu almond manis dan ASI beku yang dicairkan mirip seperti sabun. Sementara ASI basi rasanya asam.

    Oleh karenanya, bayi kerap menolak minum susu karena aroma dan rasa susu basi tidak enak.

    Baca Juga: Kebutuhan ASI Bayi 0-6 Bulan dan Cara Memenuhinya

    3. Warna ASI Basi Cokelat Kehijauan

    ASI segar biasanya berwarna putih cerah, kadang agak kebiruan. Untuk kolostrum (ASI pertama), warnanya agak kekuningan.

    Sementara warna ASI basi cenderung kusam, keabu-abuan, bahkan ada bercak kecoklatan atau kehijauan karena jamur pada ASI.

    4. Tekstur ASI Basi Menggumpal

    Ciri-ciri ASI basi yang terakhir adalah mengental dan menggumpal. Tak jarang, ASI juga berlendir dan lengket.

    Selain itu, coba Mama goyangkan wadah ASI. Jika gumpalan tidak larut, artinya ASI sudah basi karena lemaknya tidak bisa tercampur.

    Ciri-Ciri ASI Basi Berdasarkan Tempat Penyimpanan

    Ciri-ciri ASI yang basi di kulkas dan di freezer pada dasarnya mirip dengan di suhu ruang. Namun, untuk memudahkan Mama, berikut ciri-ciri ASI basi yang bisa dikenali.

    Aspek yang Diamati

    Ciri ASI Basi di Kulkas 

    Ciri ASI Basi di Freezer

    Aroma

    Bau asam, tengik, atau amis setelah dipanaskan 

    Bau menyengat/tengik setelah dicairkan

    Tekstur

    Mengental, berlendir, atau terasa lengket 

    Menggumpal dan tidak kembali cair sempurna

    Lapisan Lemak

    Lapisan lemak tidak menyatu meski diaduk 

    Lemak terpisah ekstrem dan sulit tercampur 

    Warna

    Warna tampak lebih kusam atau keruh

    Perubahan warna ekstrem (keabu-abuan/kecokelatan)

    Tampilan Fisik

    Ada lendir atau endapan mencurigakan 

    Muncul serpihan aneh atau bercak seperti jamur 

    Reaksi Bayi

    Bayi menolak minum atau hanya minum sedikit 

    Bayi langsung menolak karena bau/rasa tidak normal

    Untuk memastikan, coba Mama cicipi sedikit. Jika rasa, tampilan, atau bau sudah sangat berbeda, buang ASI perah tersebut. Terlebih jika bayi menolak minum setelah dicoba.

    Baca Juga: Cara Menghangatkan ASI yang Benar agar Kualitasnya Terjaga

    Apa yang Terjadi Jika Bayi Minum ASI Basi?

    Akibat bayi minum ASI basi tidak main-main, Ma. Berikut beberapa efek ASI basi pada bayi:

    • Gangguan pencernaan (diare, muntah)
    • Demam
    • Risiko infeksi bakteri
    • Dehidrasi dan lemas

    Untuk itu, cegah si Kecil meminumnya dengan mengenali ciri-ciri ASI basi ya, Ma.

    Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Terlanjur Minum ASI Basi?

    Sebagai pertolongan awal saat minum ASI basi dan muncul gejala sakit, sebaiknya Mama segera membawa si Kecil ke dokter.

    Muntah terus-menerus, sering kentut, hingga diare adalah tanda bahaya saat terlanjur minum ASI basi. Jangan tunda untuk pergi ke dokter karena bayi bisa dehidrasi karenanya.

    Baca Juga: Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI dan Pencegahannya

    Cara Mencegah ASI Menjadi Basi

    Untuk mencegah ASI basi, segera simpan di kulkas atau freezer jika ASI tidak langsung diminumkan. Letakkan di bagian dalam kulkas atau di freezer khusus ASI jika ada.

    Penting juga diingat saat memompa ASI, pastikan mencuci tangan terlebih dahulu dan memastikan pompa sudah steril, Ma.

    Begitu pun ketika Mama mencairkan ASI beku, jangan langsung merendamnya di air panas. Sebaiknya, diamkan selama 1 malam di chiller, baru kemudian rendam di air hangat.

    Pastikan Mama terus mendukung kekebalan tubuh si Kecil melalui nutrisi, kebersihan, dan stimulasi yang tepat di 1000 hari pertama kehidupannya. Download Panduan Dukung Daya Tahan Tubuh 1000 Hari Pertama untuk dapatkan tips lengkap dan panduan dari para ahli untuk bantu si Kecil tumbuh kuat dan sehat sejak dini.

    Semoga artikel ini membantu, ya!

    Informasi yang Wajib Mama Ketahui

    Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Mama
    1. Team, E. (2025). Unusual colours and smells of breastmilk | Australian Breastfeeding Association. Breastfeeding.asn.au. https://www.breastfeeding.asn.au/resources/unusual-colours-smells-breastmilk
    2. ‌Swati Patwal. (2021, June). How To Tell If Breast Milk Is Bad? Signs And Tips To Prevent. MomJunction. https://www.momjunction.com/articles/how-to-tell-if-breast-milk-is-bad-spoil-signs-tips_00738355/#what-happens-when-a-baby-consumes-spoiled-breast-milk
    3. ‌Team, E. (2025, July 7). Tips for Freezing & Refrigerating Breast Milk. HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/breastfeeding/Pages/Storing-and-Preparing-Expressed-Breast-Milk.aspx
    4. ‌Parkes, K. (2024, February 17). How To Tell If Breast Milk Is Bad: Signs and Storage Tips - Breastfeeding Perspectives. Breastfeeding Perspectives. https://www.breastfeedingperspectives.com/how-to-tell-if-breast-milk-is-bad/
    5. CDC. (2025, January 14). Breast Milk Storage Questions and Answers. Breastfeeding. https://www.cdc.gov/breastfeeding/php/guidelines-recommendations/faqs.html
    Artikel Terkait